My Blog

Selasa, 17 November 2020

JOURNEY OF MY LIFE

 

JOURNEY OF MY LIFE

By: Dewi Maslakhah, SE, SP.d, MI Roudlotul Ulum Jabalsari


Diatas rumpun bambu,

Duri-duri memberi mimpi tentang rasa sakit,

Berdarah dan ketakutan untuk melangkah

Tapi...ketika angin menyentuh dedaunan,

Kita tahu arah sejarah terpahat di pohok-pokok kayu

Di belah bambu menenun usia dengan menyisakan sebuah tanya;

Adakah yang lebih abadi dari lara kenangan?

Mungkin disetiap rambut kepala yang bermuara pada ladang ingatan

Tercetak sepetak keindahan,  sepetak kenangan

Tapi rumput akan tumbuh,  terus tumbuh dan bertambah

Menggenang pematang,  lalu segalanya berubah...

Semacam perjalanan tanpa henti

Sebuah pelayaran yang berpindah dari samudra ke samudra

Hingga batas dinding yang tak terbatas

Dan terus melangkah menuju tiada

Mungkin lara itu,  kenangan itu hanya sebuah tanda

Dari keremangan cahaya

Kita tahu,  sekaligus tidak tahu

Mengapa diatas rumpun bambu sejarah selalu terluka dan pilu?

Kita yang sudah berada di dalamnya dan menjadi bagiannya

Mungkin kita adalah duri itu,

Pokok kayu atau kenangan yang bergalah bambu

Meski usia selalu mengeja kita dari awal sampai akhir

Semoga kita bisa mengejanya

Seperti rumput yang tak pernah abadi